Profesional dalam Bekerja

Profesionalisme dalam hal apapun perlu dijunjung tinggi. Apalagi dalam hal pekerjaan. Begitulah saran dari sang suami. 

Beliau juga menambahkan: sebagai pekerja jasa, dan sering 'berduet' dengan teman yang berbeda, maka menjadi pantangan bahkan 'haram hukumnya' jika sampai membicarakan kekurangan satu sama lain. 

Tak ada guna membicarakan kekurangan orang lain. Bisa jadi, kekurangan itu sebenarnya ada dalam diri masing-masing. Lalu, ketika berduet dengan A, maka fokusnya tertuju dengan A. Bukan B, C, atau D.  Totalitasnya dengan A. Rumusnya adalah, "ambil yang baik dan buang yang jelek..."

Jika terjebak dengan situasi yang "buruk" maka solusi terbaiknya adalah diam. Dalam arti, tidak memperpanjang atau mengorek-ngorek keburukan yang lainnya. Berusaha pasif dalam hal keburukan.

Pada umumnya, membicarakan kekurangan atau keburukan orang sangatlah mengasyikan. Bisa lupa waktu dan terus-terusan. Berawal dari satu orang awalnya, lalu berlanjut ke orang yang selanjutnya. Jika diibaratkan ke buah, mirip buah yang manis. Setelah mencicipi satu, jadi ketagihan.

__&

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bandingkan