Bandingkan
Jika kita bandingkan hidup yang saat ini dijalani dengan kehidupan orang lain tentu ratusan bahkan ribuan kali ucapan syukur itu tak henti diucapkan. Dengan catatan, pembandingnya harus yang di bawah, bukan yang di atas. Sebagai mana ungkapan yang indah itu sering kita dengarkan. "Unduruu ila man huwa aspala minkum, walaa yandzuru ilaa man hua fauqakum. Lihatlah kepada orang yang ada di bawah kalian, bukan melihat kepada orang yang di atas kalian..." Ini untuk perkara dunia. Adapun untuk perkara akhirat. Mesti dibalik. Harus melihat orang yang berada di atas kita. Supaya termotivasi untuk terus menyamakan level dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Intinya, Awas! Jangan sampai dibalik ya... Bisa repot! Sebagai mana yang kini dialami emak. Tiap hari senin dan kamis pagi, dengan mengendarai sepeda motor kami berangkat ke Serang untuk Hemodialisa. Hal ini terasa begitu berat dan melelahkan. Tetapi, apa yang kami jalani tidak sesulit teman emak yang seruangan di kamar hemodialisa. C...